Pengujian CBR Lapangan

Pengujian CBR Lapangan

Pengujian CBR lapangan merupakan salah satu pengujian untuk mengevaluasi nilai kepadatan tanah langsung ditempat yang didefinisikan sebagai perbandingan antara beban penetrasi suatu lapisan tanah atau perkerasan terhadap bahan standard dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi tertentu.
Pengujian CBR dapat dilakukan pada lapisan tanah yang telah dipadatkan atau pada lapisan aggregat yang telah dipadatkan seperti pada perkerasan jalan raya, bandara atau bangunan-bangunan gudang.

Data hasil pengujian CBR lapangan disajikan dalam bentuk table serta dalam bentuk kurva hubungan beban dengan nilai penurunan.

Time: 26 November 2011 | Hits: 1147 | Baca Sengkapnya »

 

Pengujian Sondir

Pengujian Sondir

Pengujian sondir merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta untuk mengetahui keadlaman lapisan pendukung (bearing strata) yaitu lapisan tanah keras. Kriteria lapisan tanah keras pada pengujian dengan menggunakan sondir ringan kapasitas mesin 2,5 ton adalah merupakan suatu lapisan tanah yang memiliki nilai konus (qc) yang lebih besar dari 150 kg/cm2. Akan tetapi pada tanah-tanah kohesif yang mempunyai tahanan friksi yang besar, seringkali nilai konus sebesar 150 kg/cm2  tesebut belum tercapai sedangkan total tahanan friksi yang timbul pada sepanjang stang sondir yang tertanam telah melampaui kapasitas mesin yaitu lebih besar dari 2,5 ton.

Data-data hasil pengujian sondir disajikan dalam bentuk table serta dalam bentuk kurva hubungan kedalaman dengan nilai konus, qc dan nilai kumulatif total friksi, JHP.

Time: 19 September 2011 | Hits: 906 | Baca Sengkapnya »

 

Pengujian Bor Dalam

Pengujian Bor Dalam

Pengujian bor dalam ditujukan untuk mendapatkan contoh tanah asli tidak terganggu (undisturbed sample) maupun contoh terganggu (disturbed sample). Pengeboran dalam dapat juga dilakukan pengujian lainnya seperti SPT (Standard Penetration Test) pada kedalaman-kedalaman tertentu yang diinginkan untuk mendapatkan nilai SPT.

Dari pengujian bor sample tanah yang didapat dilakukan pengujian di laboratorium untuk mengetahui sifat-sifat fisik (index properties) seperti: Berat jenis tanah, klasifikasi tanah, kadar air, Atterberg porositas, limit test & analisis saringan. Dan juga dapat dilakukan pengujian sifat-sifat mekanik (mechanical properties) seperti: kuat tekan (unconfined test ), kuat geser (direct shear), dan triaxial test. Pada pengeboran dalam dapat pula diketahui kedalaman muka air.

Time: 19 September 2011 | Hits: 908 | Baca Sengkapnya »

 

 

Page : « Last« Prev1Next » First »